Kembali ke Beranda Case Study

Studi Kasus Digitalisasi Bisnis UMKM

Dipublikasikan oleh SONAQO - Update 2026 - 7 menit baca

Studi kasus digitalisasi bisnis UMKM

Banyak UMKM mulai dari Instagram, WhatsApp, dan pencatatan manual. Cara ini bisa berjalan di awal, tetapi mulai terasa sulit ketika order, chat, stok, dan laporan semakin banyak.

Berikut contoh alur digitalisasi yang bisa diterapkan secara bertahap.

1. Mulai dari Website Resmi

Website menjadi pusat informasi bisnis. Pelanggan bisa melihat layanan, produk, portfolio, testimoni, lokasi, dan kontak dalam satu tempat.

2. Buat Landing Page untuk Campaign

Jika bisnis menjalankan iklan, landing page khusus membantu pesan promosi lebih fokus dan CTA lebih jelas.

3. Hubungkan ke WhatsApp

CTA WhatsApp memudahkan calon pelanggan bertanya langsung. Leads dari website dan iklan bisa masuk lebih cepat ke admin.

4. Rapikan Data dengan Dashboard

Leads, order, stok, dan laporan dapat mulai dicatat dalam dashboard agar owner lebih mudah memantau perkembangan bisnis.

5. Tambahkan AI Customer Service

AI dapat membantu menjawab pertanyaan dasar, menjelaskan layanan, dan mengarahkan pelanggan ke admin saat dibutuhkan.

Kesimpulan

Digitalisasi tidak harus langsung kompleks. Bisnis bisa mulai dari website, lalu bertahap menambah landing page, WhatsApp, dashboard, dan AI sesuai kebutuhan.

Butuh Sistem Digital yang Lebih Rapi?

Jika bisnis Anda membutuhkan sistem digital seperti website, dashboard, CRM sederhana, AI workflow, atau automation, diskusikan kebutuhan Anda bersama SONAQO.

Lihat Project Diskusi Sistem